Sistem
informasi pemasaran adalah sebuah usaha perseorangan atau organisasi untuk
memudahkan dan mempercepat hubungan yang memuaskan dalam lingkungan yang
dinamis melalui pengiriman informasi untuk promosi dan penentuan harga barang,
jasa dan gagasan.
Sistem
informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan
untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi pemasaran
merupakan perpaduan dari kebijakan yang berkaitan dengan produk (product),
tempat (place), promosi (promotion), dan harga (price) produk.
Karena
pentingnya sistem informasi pemasaran, sangat diperlukan adanya peningkatan
kualitas SDM yang memadai dan kompeten dalam bidang teknologi informasi yang
ditunjang dengan peralatan teknologi yang canggih, yang bertujuan untuk
meningkatkan kualitas informasi yang dihasilkan, dan pihak-pihak yang
memerlukan informasi dapat menggunakannya dalam manajemen dan pengambilan
keputusan. Untuk mendapatkan kemudahan dalam pelayanan informasi secara hemat
dan tepat guna, maka diperlukan adanya sistem informasi pemasaran dengan pengolahan
data yang sistematis.
1.
Apa
yang dimaksud dengan sistem informasi pemasaran?
2.
Apa
saja yang termasuk dalam komponen sistem informasi pemasaran
3.
Bagaimana
konsep dan strategi pemasaran?
C. Tujuan
Penulisan Makalah
1.
Mengetahui
pengertian sistem informasi pemasaran
2.
Mengetahui
apa saja yang termasuk dalam komponen sistem informasi pemasaran
3.
Mengetahui
bagaimana konsep dan strategi dalam pemasaran
A. Pengertian
Sistem Informasi Pemasaran
Menurut Philip Kotler “ A marketing information
system (MIS) consisis of people, equipment, and procedures to gather, sort,
analyze, evaluate, and distribute needed, timely, and accurate information to
marketing decision makers.”
Artinya : Sistem informasi pemasaran terdiri atas
orang, peralatan, dan prosedur yang ditujukan untuk mengumpulkan, menganalisa,
dan membagi-bagikan apa-apa yang dibutuhkan, secara tepat waktu dan informasi
akurat yang digunakan untuk pengambilan keputusan bagi manajemen
pemasaran. Dari definisi tersebut di atas, dapatlah disimpulkan
bahwa informasi yang tepat dan akurat merupakan salah satu faktor yang
menentukan bagi manajemen perusahaan, khususnya manajemen pemasaran dalam
meraih peluang-peluang pasar.
Informasi merupakan sumber daya yang sangat penting, sama
pentingnya dengan sumber daya-sumber daya yang lain, bahkan saat ini informasi
menjadi lebih penting. Marion Herper mengatakan “Mengelola bisnis dengan
baik adalah dengan mengelola masa depannya dan mengelola masa depannya adalah
mengelola informasi”.
Sistem informasi pemasaran merupakan suatu sistem
berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain
untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan pemasaran produk perusahaan.
Sistem informasi pemasaran (marketing information
sistem) adalah suatu sistem yang menyediakan informasi untuk penjualan, promosi
penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan
lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
Jika didefinisikan dalam arti yang luas, sistem informasi
pemasaran adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan
mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis
melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan
gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran
dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut.
Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan:
a. Produk
b. Tempat
c. Promosi
d. Harga produk
Sistem informasi pemasaran dapat juga diartikan sebagai
suatu struktur yang berkesinambungan
dan saling berinteraksi dari orang-orang, peralatan dan
prosedur untuk mengumpulkan,
mensortir, menganalisis, mengevaluasi dan mendistribusikan
informasi yang dibutuhkan, secara
tepat waktu, dan akurat kepada pengambil keputusan dalam
bidang pemasaran.
B. Komponen-Komponen
Sistem Informasi Dalam Pemasaran
Sistem informasi
pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum,
yaitu :
1. Komponen Input Pemasaran
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data
yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan. Subsistem intelejen pemasaran
mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi
pemasaran. Subsistem peneliti pemasaran melakukan penelitian khusus mengenai
operasi pemasaran.
2. Komponen Model Pemasaran
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan
kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input
menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk
menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga
produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan
produk lama,penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal,
pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.
3. Komponen Basis Data Pemasaran
Data yang digunakan oleh Subsistem out put
berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi
pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.
4. Komponen Output Pemasaran
Tiap Subsistem out put menyediakan informasi
tentang Subsistem itu sebagai bagian dari bauran Subsistem produk menyediakan
informasi tentang produk perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi
tentang kegiatan periklana perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga
membantu manajer untuk membuat keputusan harga.
C. Konsep
Dan Strategi Dalam Pemasaran
Konsep pemasaran
mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan
kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang
diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
Adapun beberapa
pengertian dari beberapa tokoh tentang konsep pemasaran
Menurut Swastha (1979:17) “Konsep pemasaran
adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen
merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan”
Sedangkan definisi lain menyatakan bahwa
konsep pemasaran adalah menjadi lebih efektif dari pada para pesaing
dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan dan
keinginan pasar sasaran (Kotler,1997:17).
Ada lima konsep pemasaran yang mendasari cara
perusahaan melakukan kegiatan pemasarannya yaitu :
1.
Konsep
Berwawasan Produksi
Konsep ini berpendapat bahwa konsumen akan
memilih produk yang mudah didapat dan murah harganya sehingga fokus utamanya
adalah meningkatkan efisiensi produksidan memperluas cakupan distribusi.
2.
Konsep
Berwawasan Produk
Konsep ini berpendapat bahwa konsumen akan
memilih produk yang menawarkan mutu, kinerja terbaik dan hal-hal inovative
lainnya sehingga fokus utamanya adalah membuat produk yang lebih baik dan
berusaha terus menerus untuk menyempurnakannya.
3.
Konsep
Berwawasan Penjualan
Konsep ini berpendapat bahwa kalu konsumen
dibiarkan saja maka konsumen tidak akan membeli produk perusahaan dalam jumlah
cukup oleh karena itu, perusahaan harus melakukan usaha penjualan dan promosi
yang agresif.
4.
Konsep
Berwawasan Pemasaran
Konsep ini berpendapat bahwa kunci untuk
mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar
sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan
efisien dari pada pesaingnya. Konsep ini didasarkan pada empat sendi utama,
yaitu pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran yang terkoordinasi, serta
keuntungan.
5.
Konsep
Berwawasan Pemasaran Bermasyarakat
Konsep ini berpendapat bahwa tugas perusahaan adalah
menentukan kebutuhan dan keinginan serta kepentingan pasar sasaran dan
memenuhinya dengan lebih efektif dan efisien dari padasaingannya dengan cara
mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
Strategi pemasaran adalah pengambilan
keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi
pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi
persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan
terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu:
Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap
daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan
tahap kemunduran.
2.
Posisi
persaingan perusahaan di pasar
Strategi
pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah
memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar.
Strategi
pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan,
apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi.
Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat
dibagi kedalam empat jenis yaitu:
1.
Merangsang
kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
2.
Merangsang
kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
3.
Merangsang
kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.
4.
Merangsang
kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru.
Setelah menjelaskan
tentang sistem informasi pemasaran dalam makalah di atas, maka dapat
disimpulkan bahwa sistem informasi pemasaran secara umum, yaitu kegiatan perseorangan dan
organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan
dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan
penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu
digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan
produk-produk perusahaan tersebut. Komponen yang terkait dengan system
informasi yaitu: Komponen
input, komponen model, komponen basis data, dan komponen output. Sedangkan strategi
pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran,
bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan
yang diharapkan dan kondisi persaingan
Dalam makalah ini
penulis hanya membahas mengenai pengertian, komponen yang berkaitan dengan
system informasi pemasaran, serta konsep dan strategi system informasi
pemasaran. Diharapkan pada penulis yang akan membahas tentang system informasi
pemasaran yang akan datang akan membahas lebih detil supaya pembaca mendapatkan
informasi yang lebih lengkap, terimakasih.
Basu Swasta DH., dan T. Hani
Handoko. 1997. Manajemen Pemasaran Modern.
Yogyakarta: Liberty
Kotler, Philip. 1997. Marketing Management “Analysis, Planning,
Implementation and Control” (9 th ed.). New Jersey: Prentice Hall
Komentar
Posting Komentar